My man; after my daddy

Setelah sekian lama gak bikin postingan di blog sendiri, akhirnya iseng-iseng review dan tertuju pada postingan kalimat pada gambar ini. Sebelumnya, alhamdulillah sekarang saya sudah menikah pada bulan November 2015 lalu, dan sebuah kalimat yang pernah saya posting ini begitu berarti setelah saya merasakan betapa baiknya Allah yang telah menganugerahkan seorang suami sebagai pelindung dan teman hidup untuk saya di dunia ini dan insha Allah di akhirat nanti.

Inilah postingan yang sangat berkesan untuk saya :

tumblr_inline_mvlb1hFpFA1ra6psg

Dari Umar bin Khattab ra. beliau berkata bahwa seorang laki-laki seharusnya bertingkah layaknya anak kecil ketika bersama istrinya, namun ketika istrinya membutuhkan, ia harus menjadi lelaki tangguh seutuhnya.

Segala puji hanya milik Allah..

Sejak merasakan hidup baru sebagai seorang istri, tentu saya sangat jauh dari kata sempurna sebagai seorang istri. Tapi alangkah senangnya Allah memberikan saya kepercayaan untuk bersuami di umur 25 tahun ini; di mana Rasulullah saw. pun menikahi Khadijah di umur 25 tahun.

Selama hampir satu bulan, saya amat sangat merasakan bahwa suami saya adalah teman hidup terbaik saya. Bahkan ia bisa berubah menjadi sangat kekanakan, kekanak-kanakan yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Setiap kali saya bertanya padanya, saya selalu merasa bahwa ia bisa sekaligus menjadi anak kecil, sehingga saya seringkali bertanya dengan intonasi yang sama ketika saya hendak bertanya kepada anak kecil. dan akhirnya ia pun terpancing untuk semakin bertingkah layaknya anak kecil dengan intonasi jawaban dan gerak tubuhnya.

“Sini, sini, bobonya deket aku sini..”

“Acem nih bajunya ih, ganti dulu dong, sayang..”

Dan masih banyak lagi contoh lain kalimat yang sering saya lontarkan untuk memanjakannya. Sebetulnya ini adalah bagian kecil dari kehidupan “pengantin baru”, tapi jangan sampai kebahagiaan yang berawal dari hal-hal kecil saat baru menikah ini menjadi pudar seiring berjalannya waktu. Semoga Allah selalu menjadikan kita pasangan suami istri yang penuh dengan kasih sayang satu sama lain. Aamiin..

Ternyata memang benar yang dikatakan oleh Umar ra. tentang seorang suami, suami saya yang dikenal sebagai orang yang berwibawa, tegas, dan pendiam di lingkungan kerjanya, ternyata ia memiliki sisi lain yang tidak orang lain ketahui ketika ia berada dekat istrinya, tentunya sifat ini bertolak belakang dengan perilakunya saat ia berada di rumah. Dan entah kenapa, saya merasa begitu beruntung menjadi bagian dari hidupnya saat ini, saya merasa bisa menaklukkan seorang pria tegas yang ternyata sangat luluh di tangan istrinya. Masha Allah, senangnya :))

Teruntuk suamiku, Aria Susanto..

Semoga Allah senantiasa meringankan langkahmu untuk memenuhi kewajiban yang engkau pikul di pundakmu, melapangkan rizki untukmu dengan rizki yang halal dan thoyyib dari sisi-Nya, dan menjadikanmu suami yang shalih yang senantiasa menuntun istri dan anak-anak kelak agar menjadi pribadi yang dicintai-Nya.

Aaamiin aamiin allahumma aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s