Starts from 15.11.15

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” – Ar Ruum : 21

Assalamualaikum.. Segala puji hanya milik Allah, yang tiada hentinya mengurus semua makhluk ciptaan-Nya, walaupun terkadang kami begitu kufur karena lalai terhadap perintah-Mu sedangkan Engkau begitu mengasihi kami semua tanpa pilih kasih. Astaghfirullahal ‘adzim..

Tepat pada hari Minggu tanggal 15 November 2015, Allah mengabulkan doa yang selama ini saya cemaskan. Mungkin itulah alasannya dalam surat Al Anbiya dikatakan :

“..berdoalah dengan penuh harap dan cemas.” – Al Anbiya : 90

Di saat kita memohon dengan penuh rasa cemas dan pengharapan kepada Allah, disitulah Allah yakin bahwa kita bersungguh-sungguh terhadap hajat tersebut.

Satu tahun yang lalu saya belum mempunyai teman dekat apalagi calon suami, terkadang saya bingung dengan doa yang saya ucap di setiap waktu, dengan segala kekurangan, kehinaan, dan dosa-d0sa yang tak terhitung di hadapan Allah ini nampaknya lucu jika saya memohon agar bisa menikah di umur 25 tahun layaknya Rasulullah saw. menikahi Khadijah, sedangkan umur saya saat ini adalah 24 tahun. Doa ini yang saya amalkan setiap waktu untuk kebaikan jodoh :

Rabbi habli milladunka zaujan thoyyiban wayakuuna shoohiban lii fiddiini waddunyaa wal aakhirah. 

Artinya: “Ya Robb, karuniakanlah kepadaku suami terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat.”

Tapi doa ini khusus perempuan ya, yang belum menikah bisa diamalkan terus sehabis sholat. Dan pada akhirnya, di akhir 2014 saya bertemu dengan seseorang yang menjadi teman dekat saya, kali ini gak bisa dibilang pacar karena dia begitu dewasa dalam menyikapi suatu hubungan, bahkan ia sangat to the point untuk serius tanpa berlama-lama jika memang sudah saling mengenal dan yakin satu sama lain. Pada akhirnya ia pun meminta saya untuk menjadi istrinya tepat setahun sejak kami kenal. Begitu singkat dan sangat mengharukan. Terharu karena begitu mudahnya Allah kabulkan doa yang saya panjatkan padahal saya terus menerus melakukan dosa.

Setelah hampir sebulan menikah, doa pun berganti seiring waktu yang membawa saya menjadi pribadi yang bertambah kewajibannya. Misalnya doa agar menjadi keluarga yang sakinah, doa keturunan, doa kebaikan untuk suami, dan sebagainya.

Dari situ saya kembali teringat dengan petikan surat Maryam di ayat-ayat awal di mana terdapat doa Nabi Zakaria yang berbunyi :

“Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku.” – Maryam : 4

Kalau diperhatikan tidak ada yang istimewa dengan petikan surat ini, namun saya sangat sedih saat pertama kali membaca artinya. Doa tersebut dipanjatkan Nabi Zakaria saat dirinya sudah berusia lanjut, istrinya mandul, sedangkan ia belum juga mempunyai keturunan, namun beliau berkata ‘..dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepadaMu, ya Tuhanku.’ Bayangkan saja, beliau tidak pernah kecewa setiap kali berdoa pada Allah padahal berpuluh-puluh tahun ia belum juga dikaruniai keturunan yang selama ini ia harapkan, karena ia yakin Allah selalu mengabulkan doa-doanya, walaupun dengan jawaban yang berbeda, namun itulah yang terbaik dari sisi Allah. Lalu bagaimana dengan kita? Baru saja bekerja 5 tahun namun tidak ada kenaikan jabatan, bahkan hanya gagal dalam suatu pencapaian sudah kecewa pada Allah, kita hanya ngedumel berdoa siang malam tapi tidak juga dikabulkan oleh Allah.

Alangkah bijaknya Nabi Zakaria yang telah mengajarkan kita bahwa Allah tidak akan pernah mengecewakan kita, kalaupun kita kecewa, pasti ada kebaikan di sisi lain yang belum kita lihat, jika memang tidak ada juga, mungkin Allah yang kecewa pada kita? Astaghfirullah.

Segitu aja berbagi cerita singkatnya, semoga berguna, paling tidak menghibur dan menyemangati buat yang hendak memohon kebaikan jodoh.

Wassalam.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s